Senin, 07 Maret 2011

melasti 1933 bali

wookey, tinggal menghitung hari saya tinggal di bali ini. dan dalam penjelajahan saya selama lebih dari 2,5 bulan di bali, beruntung saya bisa mengikuti hari raya Nyepi yang hanya datang satu tahun sekali, sedangkan hari raya Galungan di rayakan setahun 2 kali. tahun 2011 ini hari raya Nyepi jatuh pada tanggal 5 maret . dan dalam penyambutannya,tiga hari sebelumnya, mereka mengadakan upacara Melasti atau Mekais,yaitu upacara yang di tujukan untuk mensucikan diri dan arca arca di pura dengan mengaraknya ke segara (laut) atau di sumber mata air yang di sucikan(angemet tirta amerta). kali ini saya mengikuti upacara Melasti di pantai kuta, so pemandangan berbeda sekali di hari ini, yang biasanya banyak bule bule yang sunbathing dan surfing, sekarang banyak di penuhi warga bali yang memakai baju serba putih.mereka datang berbondong bondong berbaris dengan tertib sekali, membawa canang(semacam sesajen dari berbagai bunga warna warni), banten(sesajen dalam bentuk lain), buah buahan sebagai persembahan, biasanya para wanita yang membawa banten ini. sedang para laki laki, mereka membawa umbul umbul, arca , payung, dll.anak2 cewek kecil juga berbaris rapi dengan pakaian mereka yang siap untuk menari di upacara nanti.mereka jalan berbaris begitu hikmat , memukau para turis untuk memenuhi file kamera mereka.
penari rencak kecil


pemangku sedang memercikan tirte amerta

saya datang di pantai kurang lebih jam 4an sore wita, ternyata di sini dah banyak para peserta yang lain sudah siap memulai upacara. oia, mereka ini dari berbagai banjar.setiap desa terdapat beberapa banjar,mungkin kalau di jawa semacam berbagai RT dari satu RW. dan di desa kuta ini terdapat 13 banjar yang masing masing mempersiapkan arca dari setiap pure yang akan di sucikan dengan air segara.
setelah semua berkumpul,upacara pun di mulai, ada seorang laki laki yang mengambil air dari segara, di iringi dengan tari oleh anak anak kecil yang di sebut tari rencak. sesaat waktu upacara d mulai aroma bau wangi dupa sangat terasa, sehingga menambah khusuk upacara.seketika suara gong pertama di bunyikan , suasana jadi sangat hening, sehingga suara deru ombak pantai saja yang di dengar. begitu juga para pemburu photo juga ikut dalam keheningan.dan waktu pemangku memercikan air amerta, suara kamera pun memfokus pada satu objek..
umat Hindu hikmat berdoa

para umat hindu meyakini bahwa segala kotoran dan dosa manusia akan dilebur ke dalam air sebagai sumber kehidupan.hal inilah sebagai persiapan mereka untuk menghadapi tahun baru saka 1933. really good!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar